Lama rasa nye x berblog~blog... Bz sungguh awal~awal tahun nie... namun xlupa nak berblog cuma line ngan masa jerr x cukup... hehehehe
Syukur sangat~sangat atas kenikmatan rzeki di awal~awal tahun nie... muga~muga berterusan.. semua nye urusan Allah yg maha kuasa... bersyukur sangat~sangat.. Dia tidak memberi yang itu tp Dia memberi yang nie.. sungguh~sungguh ku terharu.. atas semua kurniaMu Ya Allah... terima kasih Allah atas limpah mu dan rahmat mu...
Kau yang 1 ya Allah tiada 2 tiada 3... ssesungguh nye aku bersyukur atas segala nye kini...
بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَ Allahumma Arhamna bil Quran... YA Allah rahmati dan sayangilah kami dengan AlQuran..... jadikan Ia Pemimpin KAmi, CAhaya bagi kami, Petunjuk dan Rahmat bg Kami, Ajarilah kami
Mari mari kita segera mengingat, Kasih ibu bapa yang tiada terkira, Walaupun diri nya letih serta penat, Namun diwajah nya, tetap bergembira....Terima kasih, menumpangkan kami semua dirahim Bonda/ibu/mama/mak/ummi/mami/mum.. terima kasih menetekkan dan menjaga makan minum kami sehingga kami besar.. Hanya ALLAH yg mampu membalasnya..
~KAN KU INGAT PESANMU IBU ~ Ibu.... tatkala titis peluhmu berderai Kan ku sekat dengan hangat pelukku Jika titis air matamu berurai Kan ku usap dengan senyum manisku Pabila tubuhmu melonglai Kan ku sambut dengan tubuh sihat
Ibu.... jika tatapanmu mulai meredup Kan ku berikan sinarku sebagai dianmu Apabila kau lelah untuk berucap Kan ku sampaikan semua pesan indah sebagai nasehat darimu Dan bila bunga di hatimu mengatup Kan kutanamkan cinta sebagai pelitamu
Semua itu kenangan terindah buat diri ku Hanya kenangan yg bisa mendatang.. Akan ku ingat semua...
Ibu mungkin memaafkan kesalahanku.. Tetapi Tuhan belum tentu...
Aku cuba berusaha menjadi terbaik untuk mendapat yang terbaik Ya Allah.. ampuni lah segala dosa~dosa kuRasanya aku ini mungkin adalah anak yang paling durhaka diantara orang-orang durhaka lainnya. Maafkan diri kuMaafkan aku yang lalai ini. Aku selalu menghiraukan pahalamu. Aku selalu mengacuhkan berkatmu. Aku lupa bahwa dibawah telapak kakimu ada surga yang harus aku syukuri.
Maafkanlah aku anakmu... Ibu
Kuat ke Hati dan diri ku untuk semua ni.... Ya Allah....
Disaat Musibah Itu Datang. Sabar menerima musibah membuat tubuh kita menjadi ringan dari penderitaan bahkan mampu menghapus dosa-dosa kita. Setiap musibah, ujian & cobaan yang datang akan disesuaikan dengan kadar kemampuan kita dalam menerimanya kerana Allah sangatlah memahami seberapa kekuatan kita dalam menerimanya sehingga Allah tidak akan memberikan musibah, ujian & cobaan diluar kesanggupan kita. Musibah hadir di dalam kehidupan kita sebagai proses menyucikan kita dari segala kotoran yang melekat dalam jiwa kita sehingga dosa dan segala kotoran jiwa kita dibersihkan dengan kekuatan daya pembersihannya. Kuat ke aku untuk menahan semua kesabaran ni. Ya allah...
♥ ALLAH menguji pasti bersebab.. ♥ ALLAH mahu kita belajar banyak lagi.. ♥ Tetaplah percaya,bahawa DIA menyiapkan hadiah terbaik setelah setiap duka dan luka itu....
Seseorang yang sentiasa TERSENYUM RIANG di hadapanmu ini, ketahuilah dia sering MENYAPU AIR MATANYA tatkala sendirian..
Biar pun jalan itu panjang.. kita akan merintisnye perlahan~lahan..
"SESEORANG menangis, bukan karena ia LEMAH. Tapi karena ia sudah terlalu
lama KUAT."
Bijaksana bukan berarti tdk membuat kesalahan, namun belajar keluar dari kesalahan dengan tetap mempertahankan harga diri dan kewarasan. Selama kita msh menatap kblakang dan mlihat area-area ksalahan kita serta btekad utk tidak mengulangi ksalahan yg sama, tdk banyak hal lain yg perlu kita lakukan. Waktu akn menyembuhkan luka. Lagipula, smakin banyak ksalahan yg Anda lakukan, smakin kecil kemungkinan Anda mlakukan ksalahan baru.
Sebaliknya, bersedihlah. Bahkan menangislah...Bila malam berlalu, namun Dia mengacuhkan kita, tdk memberikan kesempatanan kpd kita utk menemui-Nya.
Apabila kita redha atas sesuatu yang mengecewakan hati kita..maka percayalah ALLAH akan menggantikan kekecewaan itu dengan sesuatu yang tak dijangka....
"Jika kejahatan di balas kejahatan, maka itu adalah dendam..Jika kebaikan dibalas kebaikan itu adalah perkara biasa..Jika kebaikan dibalas kejahatan, itu adalah zalim..Tapi jika kejahatan dibalas kebaikan, itu adalah mulia dan terpuji"
♥ Sekeras keras batu dapat dihancurkan oleh titisan air yang lembut..Begitu jua sekeras keras hati dapat ditundukkan oleh jirusan kata-kata lembut ♥
lepas ni....saya nk g jauh dr semua org....
saya x nk rpt dgn sspe lg.... saya x lyk nk rpt dgn sspe.... org yg saya kasihi,mcm dah x peduli kt saya lagi.... sedih :'( asyk bz,tp dgn org lain ade je mse.... trme ksh buat saya mcm ni.... saya cuba,& terus mencuba..... bwk diri jauh2..... di hati ini hnye tuhan yg tahu...:'( saya x kuat tempuhi semua ni....
Isnin, 16 April 2012
~ Bismillahirrahmanirrahim ~
Ber Emosi seketika... entah lah kan.. kadang-kadang terpikir macam-macam dlm kepala nie.. tp takala itu teringat kembali.. nie semua dugaan tuhan kepada hamba-hambanya.. mungkin lah kan... walau apa pun kena sabar.. kuat kan hati dalam menempuh segala dugaan... Ya Allah betapa besar nye dugaan mu.... Be careful…. if you make a women cry because
Allah the most high counts her tears.
A women came out of the rib of man,
not his feet to be walked on,
nor his head to be superior over;she came from his side to be his companion,
under his arm to be protected, and
next to his heart to be be loved.”
Kalau jatuh ? Bangun lagi. Kalau jatuh ? Bangun lah lagi. Masa mula mula belajar berjalan dulu , jatuh kan ? Lepas tu bangun jatuh semula , bangun , Dan Alhamdulillah pandai berjalan . Jadi kenapa sekarang takboleh bangun ? Masa kecil kecil dulu kuat sbb lepas jatuh , bangun lagi , masa jatuh sakit tapi bangun lagi dan lagi . Jadi kenapa sekarang kita tak kuat masa kita kecil kecil dulu? Kenapa bila kita ada masalah kita rasa kita takmampu untuk bangun semula? Kita kuat masa kecil dulu kenapa taklagi kuat sekarang ? Bangunlah ! Bangun dan Bangun .
Gantunglah segenap pengharapanmu kepada Yang Maha Memberi, nescaya dirimu tak sesekali dizalimi, kerana Dia mendengar pengharapanmu setiap kali & Dia menunaikannya dgn cara-Nya yang tersendiri..
Perjuangan hidup tidak berhenti selagi nadi ini masih berfungsi..berjuanglah meraih kebahagiaan dunia untuk kebahagiaan akhirat yg hakiki,percaya dan yakin Allah swt bersamamu walau segetir mana hidupmu.
Pujuklah hati, terima takdir dengan rela. Ya Allah… sungguh sakit, sungguh perit, tapi apakan daya, aku hambaMu, Kau lebih tahu apa yang terbaik untukku berbanding diriku sendiri. Ya Allah, jangan Kau serahkan aku kepada diriku sendiri walaupun sekelip mata. Tadbirku seluruh dan sepenuh sujud pada takdir MU.
Aku tetap TERTAWA walau aku di hina.. Aku tetap TERSENYUM walau hati ku terguris.. Aku tetap KUAT walau aku dalam ujian dan dugaan.. Aku tetap SEMANGAT walau aku TRTEKAN oleh KESAKITAN yang KU ALAMI.. Dan yang terpenting aku tetap SABAR.... Dan memandang semua ini ujian dan akan mendatangkan baik saja....
(walau sebenarnya hatiku LEMAH dan sedang TERLUKA)
♥Subhanallah Subhanallah Subhanallah ♥Alhamdulilah Alhamdulilah Alhamdulilah ♥Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar ♥ Laa hau lawala Quwwata illa billahil 'aliyyil 'aziiim ♥ Allahumma sholli 'alaa Muhammad ♥ Astaghfirullahal 'aziim, allazii laa ilaaha illa hual hayyul Qayyum, wa atuubu ilaik... :)
LUMRAH kehidupan manusia memang tidak dapat lari daripada menerima ujian.
Setiap ujian yang Allah timpakan kepada manusia mempunyai pelbagai hikmahnya. Allah menguji hamba-Nya dengan penyakit, bencana, kekurangan harta, kematian, kekayaan dan sebagainya untuk melihat sejauh mana tahap keimanan seseorang. Rasulullah bersabda yang bermaksud: "Apabila Allah menyayangi seseorang hamba-Nya, Allah menguji dengan kesusahan sama ada pada diri, keluarga, anak mahupun pada harta supaya dibersihkan daripada dosanya. Sekiranya dosa masih ada Allah akan membuatkan matinya menjadi susah supaya apabila bertemu Allah dalam keadaan tidak berdosa." Begitulah juga sebagai hamba apabila berhadapan dengan ujian dan musibah ia pasti mempunyai pengajaran untuk kebaikan manusia itu sendiri. Musibah yang didatangkan itu bertujuan keampunan daripada dosa. Allah begitu sayang kepada hamba-Nya melebihi dari kasih sayang yang diberikan oleh seorang ibu kepada anak.
Walaupun hamba-Nya banyak melakukan kemungkaran dan dosa tetapi Allah tetap memberi peluang untuk bertaubat. Maka nilai kesabaran dan reda ketika menerima ujian akan dinilai Allah sebagai penghapusan dosa.
Pada masa sama ada keterangan dan ayat yang menyatakan dosa menjadi penyebab datangnya bala. Kalau dilihat sejarah lampau, mengapakah Allah menimpakan azab kepada kaum Nabi Nuh? Pada ketika itu mereka ditimpa ujian banjir besar selama lebih enam bulan. Begitu juga dengan kaum Nabi Luth di mana Allah terbalikkan lapisan bawah bumi naik ke atas, manakala yang atas dibenamkan ke perut bumi. Malah kesannya sehingga kini masih dapat dilihat di Laut Mati, Jordan. Lihat pula kaum Aad dan Thamud mati terkapar terputus jantung mereka kerana terkejut bunyi gempita suara tempikan malaikat. Pernahkah kita membaca sejarah Qarun yang tenggelam bersama kekayaannya hinggakan membentuk satu tasik yang amat besar dengan airnya laksana lautan? Pantai yang bertentangan tidak kelihatan kerana luasnya. Begitu juga Firaun yang gah ingin merebut segala gelaran hinggakan mahu menjadi Tuhan. Akhirnya, dia bukan saja tenggelam keseorangan di dalam laut malah segala kekuasaan, tentera dan gelarannya juga turut sekali lemas. Di sana ada seribu satu cerita kehancuran yang boleh dipelajari. Semua peristiwa ini berpunca kerana dosa. Sayangnya Allah kepada hambanya ialah segala ditimpa kepada hambanya yang lemah ini, tetap ada kebaikan walaupun sekali imbas nampaknya amat memilukan. Mereka yang mendapat petunjuk menyedari hikmah di sebalik ujian. Ujian ada dua jenis. Pertama namanya bala dan yang kedua ibtila. Ibtila adalah kepayahan dan bencana yang menimpa dalam bentuk 'ujian' manakala bala ialah bencana dan kesusahan ditimpa dalam bentuk 'hukuman'. Ibtila yang melanda selepas menderita kepayahan dan keperitan adalah hukuman kepada mereka yang ingkar. Maka kita perlu sentiasa mengingati setiap tragedi seperti kejadian gempa bumi itu sebagai muhasabah diri. Sama-sama kita bertaubat atas dosa silam yang pernah dilakukan. Keinsafan yang dikongsi di sini ialah kita tidak mempunyai kuasa, kita adalah insan lemah dan masih banyak lagi perkara yang 'ghaib' yang gagal dikesan oleh radar dan kecanggihan. Bukan saja tidak sempat bersedia untuk mengelak musibah malah ramalan kita juga tidak tentu tepat dan berkesan. Petanda awal muncul tidak sempat dibaca. Allah yang Maha Kuasa. Sebagai hamba amat malang jika kita hendak beradu kuasa dengan Allah. Allah amat penyayang. Namun, Allah sangat marah kepada yang ingkar dan tidak ikut petunjuk selepas diberi peringatan. Allah ada peraturan yang mesti diikuti. Kalau orang langgar peraturan jalan raya ada akibatnya, langgar peraturan kerja ada kesannya apatah lagi melanggar peraturan Allah. Hanya kepada Allah tempat kita kembali merayu kerana Allah tidak pernah jemu mendengar rintihan hamba-Nya. Disamping berdoa kita juga perlu berusaha keras menyelesaikan masalah yang dihadapi.
Kita ingin putih, hitam pula yang menjelama. Kita dambakan kejayaan, kegagalan pula yang menimpa. Ketika itu hati akan bertanya, apa lagi yang tidak kena? Semuanya telah kutadbirkan, tetapi kenapa gagal jua? Ketika itu timbullah bunga-bungan ’pemberontakan’ dari dalam diri hamba yang kerdil berdepan dengan Tuhan yang Perkasa. Samada di sedari atau tanpa disedari…